SAMPAN TUA

Sampan tua
Di tepi kali
Selalu menanti
Saat pergi ke tepi sana

Satu dua orang
Ingin menyebrang
Sampan tua melaju
Memotong air tenang

Ketika penumpang-penumpang turun
Sampan tua gemetar perlahan
Tangan kisut pemiliknya
Menghitung ringgit-ringgit yang diterima
Cukuplah kiranya
Untuk beras dan lauknya
Sampan tua
Telah pudar warnanya
Dari tepi ke tepi
Tetap berbakti

Artikel Terkait

SAMPAN TUA
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Komentar sahabat Akan menjadi Inspirasi Bagiku