Puisi Rindupun Datang



Aku menjamu rindu dengan tenang
menaruhnya di beranda hatiku yang
terdepan
membiarkanya menatapku dengan tajam

seperti biasa...
kerapuhanku mulai ku rasakan
saat sentuhanya mampu menaklukan
jiwaku yang terdalam

meremas perlahan...
mencabiknya pelan...

dan mataku mulai terpejam
menikmati wajah yang mulai hilang
perlahan
membekukan teriakanku dalam
keikhlasan
jatuh bersama luka
memenuhi jemari tanganku yang tak ada lagi daya

Artikel Terkait

Puisi Rindupun Datang
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Komentar sahabat Akan menjadi Inspirasi Bagiku